Minggu, Agustus 02, 2009

Corazon Aquino Meninggal Dunia Usia 76 Tahun

FILIPINA - 01 Agustus 2009,

Mantan Presiden Filipina, Nyonya Corazon Aquino telah meninggal dunia pada usia 76 tahun.

Nyonya Aquino meninggal setelah lama menderita penyakit kanker.

Dia menjadi presiden pada tahun 1986 hingga tahun 1992 setelah menggulingkan Presiden Ferdinand Marcos dalam revolusi massa yang dikenal dengan sebutan 'People's Power.'

Nyonya Aquino memimpin gerakan ini setelah suaminya, Benigno Aquino, ditembak mati di bandar udara Manila sekembalinya dari pengasingan di Amerika Serikat.

Salah satu momen terpenting yang terekam media internasional terjadi saat Corazon Aquino menyerukan agar warga Filipina memberikan suara untuk kubu oposisi dalam pemilihan dadakan tahun 1986.

Setelah Presiden Ferdinand Marcos menyatakan diri menang, kubu oposisi menuding dia mencurangi pemilihan.

Tank-tank militer kemudian muncul di jalan-jalan ibukota Manila, dan memicu kekhawatiran akan terjadi perang saudara.

Sementara massa rakyat dan perwira tinggi militer yang menyatakan dukungan terus bertambah, Corazon Aquino akhirnya menjadi presiden menggantikan Marcos.

Meski dikritik gagal menerapkan reformasi ekonomi, dia dikenang berkat revolusi yang menumbangkan pemerintahan diktator Ferdinand Marcos. (BBC)


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar