Selasa, Agustus 04, 2009

Ratusan Warga Depok Melayat Mbah Surip

Selasa, 04/08/2009,

Ratusan warga Depok memadati tempat persemayaman seniman dengan lagu-lagu fenomenal, Mbah Surip (60) untuk memberikan penghormatan terakhir.

"Ya, pengen liat aja Mbah Surip, walaupun sudah meninggal, tapi saya ingin menghormati saja," kata Yanti, warga Citayam, Depok. 

Jenazah Mbah Surip, seniman dengan lagu fenomenal 'Tak Gendong' itu dimakamkan di tempat permakaman di kawasan Bengkel Teater WS Rendra, di Jalan Raya Cipayung Jaya RT02/05, Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat.

Yanti mengatakan sangat mengenal lagu-lagu dari Mbah Surip dari televisi, bahkan nada dering telepon genggamnya memakai lagu Tak Gendong.

"Lagunya asyik, mudah dimengerti, sehingga mudah dihafal," katanya.

Hal senada juga dikatakan oleh Agung. Dia mengatakan sangat suka dengan gaya Mbah Surip. "Sebagai penggemarnya saya harus datang mengantar beliau ke tempat peristirahatannya yang terakhir," ujarnya.

Banyaknya warga Depok yang ingin menyaksikan pelantun lagu Tak Gendong tersebut membuat jalan di sekitar rumah "Si Burung Merak" tersebut mengalami macet total.

Para petugas kepolisian pun berusaha untuk mengatur arus lalu lintas yang biasanya lengang tersebut, agar lebih teratur dan tidak mengalami kemacetan yang panjang.

Mbah Surip (60), Selasa (4/8) sekitar pukul 10.30 meninggal dunia dalam perjalanan ke Rumah Sakit Pusat Pendidikan Kesehatan (Pusdikkes), Kramat-jati, Jakarta Timur.

Dalam perjalanan musiknya, Mbah Surip telah mengeluarkan beberapa album lagu. Album rekamannya dimulai dari tahun 1997 di antaranya, Ijo Royo-royo (1997), Indonesia I (1998), Reformasi (1998), Tak Gendong (2003) dan Barang Baru (2004).

Lagu Tak Gendong itu sendiri konon diciptakan pada tahun 1983 saat Mbah Surip bekerja di Amerika Serikat.

Mbah Surip yang berstatus duda itu meninggalkan empat anak dan empat cucu.

(Warta-Kota)

2 komentar:

  1. pertamax....
    aku jauh banget dari kediaman arwah mbah surip, kalo dekat mau juga melayat nya..
    hihihi... selamat jalan mbah surip...

    BalasHapus
  2. aku juga kemaren sempet kaget wah hampir hampir ga pecaya eh pas aku liat di tv baru aku down oh my gooooood

    lagunya coool

    BalasHapus