Get paid To Promote at any Location
Tampilkan postingan dengan label england. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label england. Tampilkan semua postingan

Jumat, Mei 22, 2009

Wanita Usia 66 Tahun Hamil


ELIZABETH Adeney menjadi perempuan hamil tertua di wilayah Inggris. Ia akan melahirkan di usia 66 tahun.

Rekor ibu hamil tertua sebelumnya berusia 62 tahun atau empat tahun lebih muda dibandingkan Adeney. Kehamilan Adeney memasuki bulan kedelapan. Ini merupakan kehamilan pertama.

Perempuan yang berstatus sebagai janda ini harus pontang-panting keluar negeri guna mencai rumah bersalin yang sanggup melayaninya. Sebab, rumah-rumah bersalin di Inggris tak bisa melayani persalinan bagi perempuan berusia di atas 50 tahun.

Dengan posisinya sebagai businesswoman yang sukses, Adeney punya mesiu cukup untuk mencari rumah bersalin. Ia pun sangat bersyukur ketika tahu bahwa ia hamil.

Sampai usia kehamilan yang memasuki bulan kedelapan, Adeney masih bekerja lima hari dalam sepekan. Ia menjabat sebagai direktur di perusahaan plastic dan tekstil. Teman-temannya bilang bahwa Adeney sangat sehat.

Kehamilannya kini mengungkit kembali perdebatan lama seputar usia ideal untuk kehamilan. Muncul lagi perdebatan apakah bayinya akan sesehat bayi yang dilahirkan oleh ibu-ibu di bawah usia 40 tahun. (Warta Kota)

Rabu, Mei 13, 2009

Chelsea - Korban Sepak Bola Gaptek

Pelatih sementara Chelsea, Guus Hiddink menilai sepak bola masih gagap teknologi (Gaptek). Menurutnya, seandainya sepak bola mengenal dan menerapkan teknologi video sebagai referensi pengambilan keputusan krusial, Chelsea-lah yang akan lolos ke final Liga Champions.

Chelsea tersingkir dari Liga Champions setelah pada leg kedua semifinal ditahan Barcelona 1-1 (agregat 1-1). Barcelona berhak lolos kerena unggul agresivitas di kandang lawan.

Namun, Chelsea dan Hiddink tidak begitu saja menerima kenyataan itu. Menurut mereka, Chelsea tidak lolos karena wasit Tom Henning Ovrebo mengambil hak penalti dan gol "The Blues". Chelsea merasa setidaknya mendapat empat hadiah penalti, tapi wasit punya keputusan lain.

Hiddink menyarankan supaya hal serupa tidak terjadi lagi. Maka, sepak bola harus mulai mengadopsi teknologi video. Menurutnya, teknologi ini efektif menengahi kontroversi seputar keputusan wasit di lapangan.

"Olahraga lain seperti rugby atau American football memiliki kemampuan menggunakan teknologi pada saat penting. Setiap orang menunggu selama lima detik untuk melihat video itu sebelum wasit membuat keputusan," papar Hiddink.

"Dalam rugby atau American football, ketika keputusan video dibuat, itulah keputusan (finalnya). Ini adalah kenyataan bahwa bila teknologi digunakan, kita akan berada di final Liga Champions sekarang," ujarnya.

Menjelang akhir masa kerjanya di Chelsea, Hiddink ingin mengantar Didier Drogba dkk meraih trofi. Setelah tersingkir di Liga Champions, Hiddink masih bisa mempersembahkan Piala FA sebagai tanda mata dari "Raja Midas".Meski cuma trofi ajang kelas dua, Chelsea tak akan mendapatkannya gratis atau mudah. Chelsea harus berjibaku dulu lawan Everton di babak final untuk bisa mengangkat Piala FA, 30 Mei nanti.

(Kompas)