Get paid To Promote at any Location
Tampilkan postingan dengan label virus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label virus. Tampilkan semua postingan

Senin, Juni 08, 2009

Asal Mula - Virus H1N1

Virus flu jenis baru H1N1 yang kini tersebar di seluruh dunia, meskipun belum membawa dampak terhadap kegiatan normal sehari–hari masyarakat manusia, namun kecepatan penyebarannya, sungguh sangat menakutkan bagi umat manusia.

Menurut suatu survei internet yang dilakukan oleh tim survei pendapat masyarakat di RRT, jika di dalam negeri timbul kasus H1N1 tipe-A, dari total 542 responden, lebih dari setengah di antaranya menyatakan, mereka akan sangat khawatir akan hal itu. Lalu darimanakah asal virus wabah flu jenis baru ini? Apakah hubungannya dengan flu burung atau flu babi? Bencana apakah yang akan diakibatkan olehwabah flu ini?

23 April media massa dunia untuk pertama kalinya memberitakan secara terbuka merebaknya sejenis penyakit menular di Meksiko. Dari 60 jasad korban yang berusia muda dan menengah diperoleh jenis virus flu babi, seiring dengan berbagai kasus yang terus bermunculan di berbagai negara dunia, istilah Swine Flu pun dengan cepat telah menyebar ke seluruh dunia.

24 April, badan WHO mengumumkan bahwa penyebab penyakit tersebut kemungkinan adalah virus menular flu H1N1.

25 April, Meksiko mengumumkan dihentikannya semua kegiatan untuk sementara untuk mengurangi terjadinya penularan.

28 April, setelah menyerang Amerika Utara dan Eropa, wabah flu mulai merangsek ke wilayah Asia, di hari yang sama WHO telah meningkatkan tingkat kewaspadaan terhadap wabah ini hingga ke level 4.

29 April, karena untuk pertama kalinya di Amerika Serikat didapati kasus penularan antara manusia dengan manusia, tingkat kewaspadaan terhadap wabah ditingkatkan lagi menjadi level 5, hanya terpaut satu level saja dari tingkat kewaspadaan tertinggi.

Di saat bersamaan manusia mulai mengenal lebih jelas, wabah kali ini bukan disebabkan oleh flu babi, melainkan virus menular jenis baru yang terbentuk dari mutasi gen 3 jenis virus terdahulu yakni flu babi, flu burung, dan flu manusia, sehingga lebih pantas dinamakan “flu menular H1N1 tipe-A”.

Hingga 22 Mei, sebanyak 42 negara telah melaporkan kasus ter-jangkitnya virus jenis baru H1N1 sebanyak 11.168 kasus, termasuk 86 di antaranya meninggal dunia, dan 75 di antaranya meninggal di Meksiko. Seiring dengan dibukanya kembali gedung opera komersil Meksiko, banyak orang kemudian melepaskan nafas lega.

Karena adanya penggunaan “Tamiflu” dan obat –obatan anti virus lainnya, manusia mensyukuri bahwa virus menular ini meskipun memiliki daya tular yang sangat kuat, tapi tidak begitu mematikan.

Namun para pakar memperingatkan, menurut karakteristik wabah flu terdahulu, mungkin sekali masih akan ada gelombang virus kedua atau bahkan juga ketiga yang jauh lebih mematikan, penderitaan bagi umat manusia yang disebabkan oleh virus menular Spanyol pada 90-an, kembali diusung ke hadapan manusia.

Virus: Pasangan yang terus mengikuti umat manusia

Virus adalah jasad makhluk hidup terkecil dalam makhluk mikro organisme. Virus tidak hanya tidak memiliki struktur sel, sebagian besar juga hanya mengandung satu jenis DNA atau RNA dan protein.

Virus memiliki sifat menumpang hidup secara khusus, berdasarkan tempat menumpang hidupnya yang berbeda-beda, dapat dibedakan menjadi virus hewan, virus tanaman, virus bakteri, bakal virus dan berbagai jenis lainnya.

Bentuk dan ukuran virus pun beraneka ragam, meskipun virus sangat kecil, namun dapat mengakibatkan berbagai penyakit dan komplikasi pada manusia. Jauh sebelum manusia eksis di dunia ini, virus sudah ada, banyak ilmuwan yang percaya, ada sebagian virus bahkan berasal dari angkasa luar.

Selama lebih seratus tahun belakangan ini umat manusia telah mengalami 7 kali wabah flu berskala besar, yakni:

  • 1889 – 1890 wabah flu Rusia (jenis virus: H2N2 tipe-A) dengan angka kematian mencapai 1 juta orang.
  • 1918 – 1920 wabah flu Spanyol (virus H1N1 tipe-A) dengan angka kematian dunia mencapai 25 – 90 juta orang.
  • 1957 – 1958 wabah flu Asia (virus H2N2 tipe-A) dengan angka kematian 1 juta orang.
  • 1968 – 1969 wabah flu Hong Kong (virus H3N2 tipe-A) korban meninggal mencapai jutaan.
  • November 1999 – April 2000 wabah flu di seluruh dunia (virus jenis H3N2 tipe-A).

Dan yang terakhir adalah serangan mendadak virus wabah flu kali ini, April 2009 yang mencakup seluruh dunia (virus jenis H1N1 tipe-A).

(Era Baru)

Sabtu, Maret 14, 2009

KOOBFACE - A Dangerous 'WORM' Attacking Social Networking Websites.

Kaspersky Lab, a leading developer of secure content management systems, has detected two variants of a new worm, Net-Worm.Win32.Koobface.a. and Net-Worm.Win32.Koobface.b, which attack MySpace and Facebook respectively. As part of their malicious payload, the worms transform victim machines into zombie computers to form botnets.

Even though the worms are currently only infecting MySpace and Facebook users, Kaspersky Lab analysts are warning users that the worms are designed to upload additional malicious modules with other functionality via the Internet. It is highly probable that victim machines will not only be used for spreading links via these social networking sites, but the botnets will also be used for other malicious purposes.

Net-Worm.Win32.Koobface.a spreads when a user accesses his/her MySpace account. The worm creates a range of commentaries to friends' accounts. Net-Worm.Win32.Koobface.b, which targets Facebook users, creates spam messages and sends them to the infected users' friends via the Facebook site. The messages and comments include texts such as Paris Hilton Tosses Dwarf On The Street; Examiners Caught Downloading Grades From The Internet; Hello; You must see it!!! LOL. My friend catched you on hidden cam; Is it really celebrity? Funny Moments and many others.

Messages and comments on MySpace and Facebook include links to http://youtube.[skip].pl. If the user clicks on this link, s/he is redirected to http://youtube.[skip].ru, a site which purportedly contains a video clip. If the user tries to watch it, a message appears saying that s/he needs the latest version of Flash Player in order to watch the clip. However, instead of the latest version of Flash Player, a file called codecsetup.exe is downloaded to the victim machine; this file is also a network worm. The result is that users who have come to the site via Facebook will have the MySpace worm downloaded to their machines, and vice versa.

“Unfortunately, users are very trusting of messages left by 'friends' on social networking sites. So the likelihood of a user clicking on a link like this is very high”, says Alexander Gostev, Senior Virus Analyst at Kaspersky Lab. “At the beginning of 2008 we predicted that we'd see an increase in cybercriminals exploiting MySpace, Facebook and similar sites, and we're now seeing evidence of this. I'm sure that this is simply the first step, and that virus writers will continue to target these resources with increased intensity”.

Kaspersky Internet Security detected these threats proactively and signatures were added to the database on July 31, 2008.

About Kaspersky Lab

Kaspersky Lab delivers the world’s most immediate protection against IT security threats, including viruses, spyware, crimeware, hackers, phishing, and spam. Kaspersky Lab products provide superior detection rates and the industry’s fastest outbreak response time for home users, SMBs, large enterprises and the mobile computing environment. Kaspersky technology is also used worldwide inside the products and services of the industry’s leading IT security solution providers. Learn more at www.kaspersky.com. For the latest on antivirus, anti-spyware, anti-spam and other IT security issues and trends, visit www.viruslist.com.

Minggu, Februari 22, 2009

Air Liur - Penangkal Alami terhadap Virus atau Bakteri Jahat.

BERBAGAI jenis pengobatan berkembang untuk mengatasi penyakit.Tak hanya itu, upaya pencegahan pun semakin banyak dilakoni. Tanpa banyak yang menyadari, setiap orang mempunyai kekuatan mengatasi segala penyakit.

Suatu penelitian mengungkapkan bahwa di dalam mulut tidak ada bakteri jahat. Hal itu disebabkan oleh kekuatan dari air ludah. ”Suatu kekuatan sebagai daya tangkal.Artinya, sebelum virus atau bakteri masuk ke tubuh manusia, sudah ditangkal. Kalau kita kalah, maka menyebabkan jatuh sakit,” kata Presiden Direktur PT Enzym Bioteknologi Alexander Agung MBA. Menurut Alex,daya tangkal pertama adalah air mata. Seandainya virus dan bakteri masuk, lalu hanya dengan berkedip, maka bakteri atau virus akan hilang. Selain itu, cairan di vagina juga berfungsi sebagai daya tangkal.

Tujuannya sama, yakni agar bakteri dan virus tidak bisa masuk ke dalam organ wanita tersebut. Tidak hanya sampai di situ, daya tangkal terbesar justru berasal dari air liur manusia. Mengapa demikian? Karena penyakit manusia 90% terjadi melalui mulut.Hanya 1%–2% masuk melalui bagian tubuh yang lain. Bagaimana bila manusia tidak punya ludah? ”Hanya dalam 2 minggu sampai 1 bulan tanpa adanya air liur, akan membuat manusia meninggal,” imbuh Alex. Saat baru dilahirkan, bayi belum mengeluarkan air liur hingga berusia 1 bulan. Selanjutnya setelah satu bulan, bayi akan mengeluarkan air liur. Ada bayi yang dapat mengendalikan air liur, tapi sebagian lain tidak bisa sehingga menjadi seperi ileran. Dia mengatakan, bayi yang suka ileran umumnya punya daya tahan tubuh lebih kuat. Sebagai contoh,bayi sering kali mengambil benda yang kotor dari tanah lalu dimasukkan ke mulutnya.Herannya bayi tidak sakit. Hal ini dikarenakan dia punya pelindung alamiah dari air liur yang sudah keluar.

”Contoh lain yang mungkin sudah menjadi kebiasaan sejak zaman dahulu,yaitu ketika ada bagian jari-jari kita yang terluka potong, maka secara naluriah akan mengisap luka tadi ke mulut,” paparnya sambil melanjutkan, itu bukan monopoli manusia saja. Begitu pula dengan hewan, seperti kucing, monyet, dan anjing juga membasuh luka dengan air liur. Di sinilah air ludah bekerja. Air ludah sebagai pelindung alamiah mempunyai dua fungsi. Pertama, berfungsi melindungi seluruh penyakit gigi dan mulut. Kedua, yang juga merupakan fungsi terbesar adalah melindungi seluruh tubuh manusia dari penyakit. Bayi memperoleh sistem anti bakteri secara otomatis ketika berusia 1 bulan dari air liurnya.

Berdasarkan sebuah penelitian yang pernah dilakukan di Jepang pada 2001, 40 sampai 50 protein telah terdeteksi terdapat pada air ludah.Tiap protein punya fungsi yang berbeda beda. Satu protein untuk menangkal debu, untuk sinar, dan untuk menangkal bahan kimia. Selanjutnya, dari 50 protein ini di dalamnya ada 3 protein yang khusus untuk mikroorganisme. Pertama bernama laktoperoksidase. Dia mempunyai kemampuan untuk membunuh atau mencegah pertumbuhan bakteri. Kemudian yang kedua adalah lisosin. Berasal dari kata lis yang berarti ‘melumerkan’.Dia selalu menyerang bakteri dinding selnya.Jadi kalau ada bakteri yang ketemu dengan lisosin, maka dinding sel bakteri akan melumer.

Kalau bakteri dan jamu ingin bertumbuh, maka memerlukan besi. Adapun kandungan laktoferin yang berasal dari kata fero yang berarti ‘besi’. Unsur ini dapat mengikat besi tadi dan mencegah bakteri patogen mendapatkan cukup air untuk bertumbuh. ”Itulah kunci daya tangkal manusia. Adanya di air mata, air liur, dan juga cairan di vagina,” imbuh pria yang kerap diundang sebagai pembicara di berbagai seminar tentang mulut di dalam dan luar negeri.