Rabu, Agustus 19, 2009
Obat Flu Paling Mujarab (versi gue)
Dosis: Minum sehari 2x.
Mengapa tak memakai obat pengencer dahak? karena kelemahan dari obat pengencer dahak adalah membuat pasien batuk terus-menerus sehingga dapat membuat rasa ngilu/linu yang berkepanjangan pada otot leher dan bahu si pasien walaupun sudah dipijat berkali-kali.
Senin, Juni 08, 2009
Asal Mula - Virus H1N1
Virus flu jenis baru H1N1 yang kini tersebar di seluruh dunia, meskipun belum membawa dampak terhadap kegiatan normal sehari–hari masyarakat manusia, namun kecepatan penyebarannya, sungguh sangat menakutkan bagi umat manusia.
Menurut suatu survei internet yang dilakukan oleh tim survei pendapat masyarakat di RRT, jika di dalam negeri timbul kasus H1N1 tipe-A, dari total 542 responden, lebih dari setengah di antaranya menyatakan, mereka akan sangat khawatir akan hal itu. Lalu darimanakah asal virus wabah flu jenis baru ini? Apakah hubungannya dengan flu burung atau flu babi? Bencana apakah yang akan diakibatkan olehwabah flu ini?
23 April media massa dunia untuk pertama kalinya memberitakan secara terbuka merebaknya sejenis penyakit menular di Meksiko. Dari 60 jasad korban yang berusia muda dan menengah diperoleh jenis virus flu babi, seiring dengan berbagai kasus yang terus bermunculan di berbagai negara dunia, istilah Swine Flu pun dengan cepat telah menyebar ke seluruh dunia.
24 April, badan WHO mengumumkan bahwa penyebab penyakit tersebut kemungkinan adalah virus menular flu H1N1.
25 April, Meksiko mengumumkan dihentikannya semua kegiatan untuk sementara untuk mengurangi terjadinya penularan.
28 April, setelah menyerang Amerika Utara dan Eropa, wabah flu mulai merangsek ke wilayah Asia, di hari yang sama WHO telah meningkatkan tingkat kewaspadaan terhadap wabah ini hingga ke level 4.
29 April, karena untuk pertama kalinya di Amerika Serikat didapati kasus penularan antara manusia dengan manusia, tingkat kewaspadaan terhadap wabah ditingkatkan lagi menjadi level 5, hanya terpaut satu level saja dari tingkat kewaspadaan tertinggi.
Di saat bersamaan manusia mulai mengenal lebih jelas, wabah kali ini bukan disebabkan oleh flu babi, melainkan virus menular jenis baru yang terbentuk dari mutasi gen 3 jenis virus terdahulu yakni flu babi, flu burung, dan flu manusia, sehingga lebih pantas dinamakan “flu menular H1N1 tipe-A”.
Hingga 22 Mei, sebanyak 42 negara telah melaporkan kasus ter-jangkitnya virus jenis baru H1N1 sebanyak 11.168 kasus, termasuk 86 di antaranya meninggal dunia, dan 75 di antaranya meninggal di Meksiko. Seiring dengan dibukanya kembali gedung opera komersil Meksiko, banyak orang kemudian melepaskan nafas lega.
Karena adanya penggunaan “Tamiflu” dan obat –obatan anti virus lainnya, manusia mensyukuri bahwa virus menular ini meskipun memiliki daya tular yang sangat kuat, tapi tidak begitu mematikan.
Namun para pakar memperingatkan, menurut karakteristik wabah flu terdahulu, mungkin sekali masih akan ada gelombang virus kedua atau bahkan juga ketiga yang jauh lebih mematikan, penderitaan bagi umat manusia yang disebabkan oleh virus menular Spanyol pada 90-an, kembali diusung ke hadapan manusia.
Virus: Pasangan yang terus mengikuti umat manusia
Virus adalah jasad makhluk hidup terkecil dalam makhluk mikro organisme. Virus tidak hanya tidak memiliki struktur sel, sebagian besar juga hanya mengandung satu jenis DNA atau RNA dan protein.
Virus memiliki sifat menumpang hidup secara khusus, berdasarkan tempat menumpang hidupnya yang berbeda-beda, dapat dibedakan menjadi virus hewan, virus tanaman, virus bakteri, bakal virus dan berbagai jenis lainnya.
Bentuk dan ukuran virus pun beraneka ragam, meskipun virus sangat kecil, namun dapat mengakibatkan berbagai penyakit dan komplikasi pada manusia. Jauh sebelum manusia eksis di dunia ini, virus sudah ada, banyak ilmuwan yang percaya, ada sebagian virus bahkan berasal dari angkasa luar.
Selama lebih seratus tahun belakangan ini umat manusia telah mengalami 7 kali wabah flu berskala besar, yakni:
- 1889 – 1890 wabah flu Rusia (jenis virus: H2N2 tipe-A) dengan angka kematian mencapai 1 juta orang.
- 1918 – 1920 wabah flu Spanyol (virus H1N1 tipe-A) dengan angka kematian dunia mencapai 25 – 90 juta orang.
- 1957 – 1958 wabah flu Asia (virus H2N2 tipe-A) dengan angka kematian 1 juta orang.
- 1968 – 1969 wabah flu Hong Kong (virus H3N2 tipe-A) korban meninggal mencapai jutaan.
- November 1999 – April 2000 wabah flu di seluruh dunia (virus jenis H3N2 tipe-A).
Dan yang terakhir adalah serangan mendadak virus wabah flu kali ini, April 2009 yang mencakup seluruh dunia (virus jenis H1N1 tipe-A).
(Era Baru)
Jumat, Mei 01, 2009
Mesir mulai bantai Babi

Mesir, yang terpukul keras oleh flu burung, telah memerintahkan pembasmian setiap kumpulan babi di negara itu sebagai tindakan berjaga-jaga terhadap flu babi. Tapi, menurut Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), cara itu salah.
Virus flu babi H1N1 disebarkan oleh manusia dan tidak ada dalam binatang Mesir, tapi penyembelihan babi, yang sebagian besar dianggap tidak bersih dalam masyarakat Muslim Mesir, dapat membantu mengatasi kepanikan.
Dua puluh enam orang telah meninggal di Mesir karena virus flu burung yang amat pathogenik dan para pakar mengkhawatirkan setiap pandemi flu dapat memiliki dampak yang merusak di negara tempat sebagian besar dari kira-kira 80 juta orang (penduduknya) tinggal di Lembah Nil yang padat, banyak di tempat-tempat kumuh yang penuh sesak di dan sekitar Kairo.
Namun PBB mengatakan penyembelihan massal hingga 400.000 babi merupakan "kesalahan nyata". "Tidak ada alasan untuk melakukan hal itu. Itu bukan influensa babi, itu influensa manusia," kata Joseph Domenech, kepala pejabat kehewanan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB. Ia mengatakan FAO telah berupaya untuk menemui para pejabat Mesir tapi tak berhasil. Babi sebagian besar dipelihara oleh minoritas Kristen Mesir. Dalam satu pernyataan sebelumnya Rabu, Menteri Kesehatan Hatem el-Gabali mengatakan, "Kementerian ini memutuskan untuk menyembelih semua kawanan babi yang ada di Mesir, mulai hari ini."
Juru bicara kabinet Magdy Rady mengatakan Mesir akan memberi ganti rugi pada peternak karena kematian ternak mereka. Rady mengatakan peternakan babi di Mesir kondisinya buruk dan memunculkan risiko kesehatan. "Itulah mengapa orang benar-benar takut," katanya sebelum keputusan itu diambil. Flu babi telah menewaskan sebanyak 159 orang di Meksiko dan satu bayi di AS, dan sejumlah kasus juga telah dilaporkan di Eropa dan juga tetangga Mesir, Israel. Mesir belum melaporkan satu kasus pun, tapi telah meningkatkan pengawasan di bandara. Mesir terpukul lebih keras oleh flu burung H5N1 ketimbang negara lain di luar Asia.
Resiko di Mesir
Para pakar telah lama mengkhawatirkan virus flu burung dapat bermutasi ke bentuk yang dapat menyebar dengan mudah di antara manusia, yang memicu pandemi yang dapat menewaskan jutaan orang.
Mesir telah menderita sentakan dalam kasus flu burung pada manusia bulan ini bahkan waktu musim flu mendekati akhir. Beberapa pakar mengatakan pembunuhan babi tidak mungkin akan memiliki dampak pada meluasnya flu babi jika virus itu mencapai negara tersebut melalui pelancong udara.
"Saya tidak ingin mengatakan itu bermanfaat bagi flu babi. Itu akan bermanfaat bagi kesehatan umum...Pada umumnya, babi dapat menularkan banyak penyakit lain," Hussein Gezairy, direktur regional WHO, mengatakan kepada wartawan.
Mona Aly Mehrez, Direktur Institut Riset Kesejahteraan Hewan milik-pemerintah, mengatakan Mesir telah lama ingin memindahkan babi jauh dari pusat-pusat kota sebagai tindakan berjaga-jaga karena ancaman flu burung.
Beberapa pakar mengatakan bahwa secara teknis mungkin, tapi sangat tidak mungkin bahwa flu babi -- campuran flu babi, manusia dan unggas -- dapat menemukan cara untuk bargabung dengan H5N1 di Mesir untuk menciptakan virus flu lain.
Senin, April 27, 2009
Flu Meksiko / Flu Babi - Teror Penyakit Baru
PEMERINTAH Meksiko dibuat pusing oleh penyakit baru yang disebut Flu Meksiko. Penyakit ini telah merenggut 81 nyawa dan menebar teror baru di muka bumi ini sebagai pandemi global.
Penduduk Meksiko diminta bertahandi dalam rumah untuk sementara waktu, dengan tetap menjaga kebersihan dan ketahanan tubuh. Banyak sekolah, gedung publik, bar, dan restoran tutup untuk sementara karena ketakutan.
Penyakit sejenis di Meksiko telah ditemukan di Amerika Serikat dan Selandia Baru. Hanya saja, penyakit di kedua negara ini belum fatal.
Badan Kesehatan Dunia (WHO: World Health Organization ) sudah mengkonfirmasi bahwa Flu Meksiko merupakan varian baru dari virus flu yang menakutkan ini. Berbeda dengan Flu Hongkong yang bersumber dari burung, Flu Meksiko bersumber dari babi.
Pertukaran atau persebaran virus dari manusia ke manusia sejauh ini masih kecil kemungkinannya. Tapi potensi ke arah sana sudah sangat riil karena banyaknya korban tewas di Meksiko.
Virus varian H1N1 sangat terkenal ganas terhadap manusia. Tapi varian baru yang terdeteksi di Meksiko yang kemudian disebut Flu Meksiko bisa jadi jauh lebih berbahaya dibandingkan H1N1. Selain babi, burung juga jadi penebar virus varian baru ini.
WHO telah mengeluarkan peringatan keras bahwa Flu Meksiko bisa menjadi pandemi global. Sejumlah negara di Asia dan Amerika Latin sangat rentan. Karena itu beberapa negara sudah siapa dengan mengetatkan pengamanan bandara yang menjadi sumber migrasi.
Apalagi Amerika Serikat dan sejumlah negara lain ditengarai sudah kemasukan virus ini. Setidaknya 11 orang telah dicurigai terkena Flu Meksiko di AS. Sebuah sekolah di New York City yang didiami 200 siswa dicurigai terkena serangan pertama virus ini.
Yang lebih mengkhawatirkan, Selandia Baru sudah pula kemasukan. Di negeri ujung tenggara ini terdapat 10 siswa yang dicurigai. Menurut Menteri Kesehatan Selandia Baru, Tony Ryall, siswa-siswa ini positif terkena Influensa A.
Di Perancis, warganya yang baru pulang dari Meksiko dikabarkan menebarkan virus ini. Di Israel, seorang pria berusia 26 tahun dicurigai mengidap Flu Meksiko sehingga dirawat di rumah sakit.
Pemerintah Meksiko sendiri kini mengetatkan pengawasan. Sejumlah gedung publik ditutup hingga 6 Mei 2009. Tempat-tempat dugem seperti bar dan restoran di Mexico City ditutup. Jumlahnya mencapai 70 persen. Kota Meksiko terasa mencekam dan sunyi.
