Sabtu, Juli 25, 2009

Test Kesehatan Untuk Usia 30 Tahun Ke atas

Wanita dan pria usia 30 tahun ke atas biasanya mulai rentan dihinggapi berbagai penyakit yang menakutkan. Beberapa penyakit disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Ada baiknya orang di atas usia 30 tahun melakukan beberapa tes untuk mencegah atau mendeteksi penyakit secara dini.

Beberapa tes yang bisa dilakukan seperti dikutip dari Health, Jumat (24/7/2009) adalah:

Cek kesehatan jantung
Cek ini meliputi pemeriksaan tekanan darah dan tes darah. Tes darah untuk melihat kolesterol LDL (jahat) dan HDL (baik), trigliserida dan kadar kolesterol total. Jika memiliki riwayat penyakit jantung pada keluarganya, direkomendasikan untuk melakukan tes high-sensitivity CRP (hs-CRP) yang mengukur inflamasi sebagai indikator kesehatan jantung. Tes ini untuk mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.

Jika tekanan darah normal, lakukan pemeriksaan setiap dua tahun, untuk tes kolesterol dilakukan setiap lima tahun. Sedangkan untuk pemeriksaan hs-CRP konsultasikan dahulu dengan dokter. Untuk melakukan tes lipid sebaiknya puasa dahulu selama 9-12 jam.

Pemeriksaan mata
Pemeriksaan ini untuk mengetahui adakah gejala glaukoma, katarak serta komplikasi akibat diabetes dan tekanan darah tinggi. Sebaiknya pemeriksaan dilakukan setiap 3 tahun, kecuali jika mempunyai riwayat penyakit mata, diabetes, tekanan darah tinggi atau penggunaan lensa kontak maka pemeriksaannya lebih sering.

Cek diabetes
Pemeriksaan ini untuk mengetahui kadar gula darah apakah berisiko terkena diabetes atau tidak. Tes ini bisa dilakukan setiap tiga tahun. Tapi bisa dilakukan lebih cepat jika memiliki obesitas atau memiliki faktor risiko seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi atau riwayat keluarga yang menderita diabetes. Sebaiknya tidak makan atau minum 8 jam sebelum pemeriksaan.

Cek vitamin D
Pemeriksaan ini untuk mengetahui kandungan vitamin D yang bisa melindungi tulang. Untuk mendapatkan vitamin D yang cukup bisa mengkonsumsi salmon, kuning telur, dan susu.

Cek colonoscopy
Pada pemeriksaan ini dokter akan memsukkan selang yang fleksibel dengan kamera kecil yang akan berakhir di usus besar untuk memeriksa adanya polip atau tidak (daging kecil yang tumbuh yang bisa menjadi kanker). Sebaiknya tes ini dilakukan setiap 5-10 tahun sekali, kecuali jika mempunyai riwayat keluarga. Jika takut untuk melakukannya dengarkanlah musik favorit, karena musik bisa membantu megurangi kecemasan dan ketakutan.

Cek Tyroid
Pemeriksaan ini untuk mengetahui kadar thyroid-stimulating hormone (TSH). Kadar TSH yang tinggi bisa menyebabkan kulit kering, kecemasan, kuku yang gampang rapuh, sedangkan jika kadarnya rendah bisa menimbulkan insomnia, kehilangan berat badan dan perubahan aktifitas. Sebaiknya periksakan setiap 5 tahun dan bisa dimulai di usia 35 tahun.

Sedangkan untuk wanita ada 2 tes lagi yang diperlukan yaitu:

Cek ginekologi lengkap
Cek ginekologi ini meliputi pemeriksaan tulang panggul untuk mengetahui ada atau tidaknya pertumbuhan yang tidak normal, pemeriksaan payudara untuk mengidentifikasi adanya gejala yang mencurigakan serta pemeriksaan puting susu dan tes Pap smear untuk mengidentifikasi kanker serviks (mulut rahim). Untuk mendapatkan hasil tes pap smear sebaiknya hindari melakukan hubungan seks dan penggunaan obat-obatan pada vagina satu atau dua hari sebelum pemeriksaan.

Cek mammogram Tes ini untuk menscreening kanker payudara dengan menggunakan X-ray. Tes ini menurut National ancer Institute memberikan hasil yang lebih baik pada usia muda dibandingkan dengan wanita usia 50 tahun keatas. Sebaiknya pemeriksaan ini dilakukan pada usia 40 tahun, namun jika ibu atau saudara perempuan menderita kanker payudara maka bisa dilakukan pemeriksaan ini 5-10 tahun lebih awal. Pada saat pemeriksaan sebaiknya menghindari penggunaan deodoran, parfum, atau bedak karena residunya bisa bertentangan dengan X-ray.

(Detik)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar