Senin, Mei 04, 2009

Israel Menerima Kesepakatan Perdamaian?

Israel akan menerima baik kesepakatan perdamaian menyeluruh dengan Palestina yang akan menghasilkan penyelesaian dua negara. Sementara Palestina akan mencoba melobi Presiden Amerika Serikat Barack Obama terkait solusi itu.


Wakil Menteri Luar Negeri Israel Daniel Ayalon mengatakan tradisi demokratis negaranya merupakan prinsip yang berkelanjutan. Sehingga, ia berjanji akan mematuhi semua komitmen pemerintah sebelumnya.

“Termasuk menerima peta jalan damai yang akan mengarah kepada penyelesaian dua negara," kata Ayalon sebagaimana dikutip Haaretz, Senin (4/5/2009).

Ayalon merujuk kepada rencana perdamaian 2002, yang didukung masyarakat internasional. Anggota partai Israel Beiteinu, yang dipimpin Menteri Luar Negeri Avigdor Lieberman itu telah menyatakan hal tersebut sebelum serangkaian kegiatan diplomatik yang melibatkan pemimpin tinggi Israel di negara Amerika Serikat dan Eropa.

Sementara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan akan mengunjungi Washington akhir bulan ini. Ia sejauh ini belum secara terbuka mengesahkan negara Palestina dan mengatakan ia akan memusatkan perhatian pada peningkatan ekonomi Palestina di Tepi Barat Sungai Jordan.

Palestina sendiri menuntut Netanyahu mendukung penyelesaian dua negara yang didukung kuat oleh Gedung Putih. Presiden Palestina Mahmoud Abbas, mengatakan akan memberitahu Obama akhir bulan ini agar mensyaratkan Israel menyetujui solusi dua negara.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar