Senin, April 27, 2009

Jusuf Kalla Gagal Memimpin Golkar?

Meski perhitungan pileg belum rampung, vonis sudah dijatuhkan. Jusuf Kalla dianggap gagal memimpin Golkar. Tak heran jika kini berhembus kencang dorongan untuk menggusurnya. Ini bagai membenarkan sinyalemen yang selama ini telah beredar.

Tapi, peluang belum sama sekali tertutup. Meski turun, perolehan suara Golkar masih cukup besar sehingga masih menempatkan partai lawas ini di tiga besar pemenang pemilu. Itu artinya, posisi Golkar masih cukup punya posisi tawar.

Karena itu, Kalla sejatinya bisa tetap melanjutkan wacananya untuk membangun aliansi sendiri untuk mengimbangi "Blok S" ataupun "Blok M". Pilihan lainnya, Kalla bisa bergandengan tangan dengan Megawati. Tapi, sejatinya, kembali ke pelukan SBY juga tetap opsi yang sangat menarik.

Jika Anda jadi Kalla, jalan mana yang akan Anda pilih?

2 komentar:

  1. Menurut saya Golkar salah langkah, mengapa tidak bersama SBY saja, kan lebih aman dan stabil dan nyaman. Apakah harus karena gengsi / prestise / merasa diri lebih pintar mengakibatkan Golkar memisahkan diri dari Demokrat? ... adakah sesuatu yg disembunyikan Golkar? manuver baru? entahlah.. sy melihat JK kurang pasti dlm menentukan arah Golkar.

    BalasHapus
  2. segera miliki rumah tahan gempa desain klasik, menarik dgn suasana pedesaan yang eksotik. tersedia berbagai macam model
    rumah jawa seperti
    rumah joglo
    rumah limasan
    rumah kampung. kami juga menjual
    gebyok kayu jati lawas

    BalasHapus