Kamis, April 16, 2009

Vatikan 'tolak' Dubes AS

Penguasa Vatikan menolak sedikitnya tiga nama yang diajukan sebagai utusan Presiden Barack Obama sebagai utusan AS untuk Tahta Suci, kata sejumlah sumber di Roma.

Tidak satu pun dari tiga calon yang secara informal dihubungi oleh pemerintahan Obama sejauh ini diterima Paus karena mereka mendukung hak aborsi.

Salah satu calon potensial yang ditolak Vatikan adalah Caroline Kennedy, putri mantan presiden AS.

Kelompok katolik konservatif di AS sebelumnya telah mengkritik pencalonannya.

Menurut mereka sikap lugasnya menyangkut hak aborsi membuat Kennedy menjadi pilihan yang tidak cocok.

Vatikan tidak senang menyangkut sikap Presiden Obama yang mendukung hak aborsi dan keputusannya membatalkan larangan riset stem sel embrio di AS.

Gedung Putih mungkin akan kehabisan waktu menemukan orang yang cocok sebagai utusan AS selanjutnya untuk Sri Paus sebelum kunjungan Presiden Obama ke Italia bulan Juli, dimana dia dijadwalkan bertemu Paus Benediktus untuk pertama kalinya, sebelum atau sesudah menghadiri KTT G8 yang akan dilangsungkan di Sardinia.

Sejak pemerintah AS memiliki hubungan diplomatik secara resmi dengan Vatikan tahun 1984, posisi duta besar selalu diisi oleh seorang katolik yang menentang aborsi baik dari pemerintahan Republik maupun Demokrat.

Duta besar kali ini akan menggantikan Mary Ann Glendon, seorang professor dari Universitas Harvard yang menempati posisinya sejak pemerintahan George W Bush.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar